Selasa, 16 Juli 2019

Verb as Complement

Verb as complement
Verb berarti kata kerja sedangkan complement berarti pelengkap atau keterangan. Secara harfiah kita dapat menarik kesimpulan bahwa verb complement adalah sebuah keterangan untuk melengkapi kata kerja.
Menurut polanya, verb complement diartikan sebagai direct object (objek langsung) dan indirect object (objek tidak langsung) dari suatu action verb (predikat). Direct object merupakan kata ganti yang menerima action verb, sedangkan indirect object merupakan kata ganti yang menerangkan action verb. Direct dan indirect object disini dapat berupa noun, pronoun dalam Bahasa Inggris, atau apapun yang berlaku sebagai ‘noun’.
Umumnya verb complement dikelompokkan menjadi 3, yaitu verb complement dengan infinitives, dengan gerund, dan dengan noun clause. Untuk beberapa jenis verb complement lainnya kalian dapat melihat 7 Jenis verb complement. Untuk kaidah penulisannya sendiri idak ada pola khusus dalam penggunaan verb complement ini. Untuk lebih jelasnya mari kita simak beberapa contoh berikut.
Contoh Verb Complement (infinitives)
  1. She wants to buy new motorcycle.
    (Dia ingin membeli motor baru)
  2. I want to sleep
    (Saya ingin 
    tidur)
  3. Aka trying to escape
    (
    Aka berusaha untuk melarikan diri)
  4. Lia work to earn money
    (
    Lia bekerja untuk mendapatkan uang)
  5. I asked him to wash my motorcycle
    (Saya memintanya untuk mencuci motor saya)
Note : kata bercetak tebal diatas merupakan kata kerja infinitives yang berfungsi sebagai object.
Contoh Verb Complement (gerund)
  1. He love running
    (Dia suka 
    berlari)
  2. I’m learning economic
    (Saya belajar 
    Economic)
  3. Rehan is planning a vacation next month
    (
    Rehan sedang merencanakan liburan bulan depan)
  4. I enjoy reading histori book
    (Saya menikmati membaca buku sejarah)
  5. I don’t like talking politics
    (Saya tidak suka berbicara politik)
Note : kata bercetak tebal diatas merupakan gerund (verb –ing) yang berfungsi sebagai object. 
Contoh Verb Complement (noun clause)
  1. He bought the car with his own money
    (Dia membeli mobil itu dengan uangnya sendiri)
  2. I think that memorizing is quite difficult
    (Saya kira menghafal itu cukup sulit)
  3. My boss gave me a business trip
    (Atasan saya memberi saya perjalanan dinas)
  4. She gave me a drink
    (Dia memberiku minuman)
  5. Mother told me that i must be a strong man
    (ibu mengatakan kepadaku bahwa aku harus menjadi orang yang kuat)
Note : kata bercetak tebal merupakan noun yang berfungsi sebagai direct object, sedangkan kata yang bercetak miring merupakan noun yan berfungsi sebagai indirect object.

Refrensi:


Verb Phrases and Tenses

Pengertian Verb Phrase

Pada dasarnya yang di sebut sebagai verb phrase adalah kata kerja yang tidak berdiri sendiri (terdiri lebih dari satu kata) namun masih bermakna/berfungsi sebagai kata kerja. Jadi yang di maksud dengan verb phrase adalah kata kerja yang terdiri dari dua kata atau lebih, perhatikan contoh di bawah ini:
·            They play
·            They are playing

Contoh yang pertama bukanlah sebuah verb phrase karena kata kerja hanya terdiri dari satu kata yaitu play, sedangkan contoh yang kedua adalah sebuah verb phrase karena kata kerja terdiri dari dua kata, yaitu are (kata kerja bantu) dan playing (kata kerja utama dengan tambahan akhiran –ing) yang berfungsi sebagai kata kerja “sedang berlangsung”.

How to compose or create a verb phrase? Okay, to answer that question, I will give a point that can be used as your handle to create and know which verb phrase and which are not the verb phrase, along with the review:

Be + Present Participle (-ing)
Verb phrase dapat disusun atas bagian dari kata kerja be yang di ikuti oleh  kata kerja dengan akhiran ing. Yang termasuk bagian be adalah is, am, are, was, dan were.
Contoh :
·            We are discussing a problem.
·            Shanti was watching TV.

Perhatikan yang saya garis bawahi dimana be di ikuti oleh kata kerja berakhiran ing, sehingga akan membentuk verb phrase.

Have + Past Participle (verb3)
Yang di maksud dengan have juga termasuk has dan had. Sedangkan verb3 adalah bentuk ketiga dari suatu kata kerja. Jadi, verb phrase juga dapat di susun dengan have/has/had yang kemudian di ikuti verb3.
Contoh:
     ·         I have slept.
     ·         Bambang has lived in Jakarta.
     ·         She had finished her job.

Have Been + Present Participle (-ing)
Kemudian, verb phrase juga dapat tersusun atas have been, has been, had been yang di ikuti oleh kata kerja berakhiran ing.
Contoh:
    ·         I lived in Bekasi.
    ·         The mechanic has repaired my motorbike.
    ·         Robby has worked at the shop.

Modal Auxiliary Verb + Ordinary Verb (Kata kerja utama)
Yang di maksud dengan modal auxiliary verb adalah kata kerja bantu yang memiliki arti, sehingga akan melengkapi makna dari ordinary verb. Contoh dari modal auxiliary verb seperti will, shall, would, should, ought to, can, could, must may, might, dan kata-kata lainnya yang sejenis.
Contoh:
     ·         They will learn Spanish.
     ·         He can do this task.

        TENSES
         A.    Simple Present Tense
         This tenses are used to denote something that is fixed, habitual or an essential truth. Because it             is often related to the incident at about past, present and future, this at least has the Tenses                   description for a certain time.
·         Form Verbal:
            (+) S + V1 s/es + O
            (-) S + do/does not + V1 + O…
            (?) Do/Does + S + V…?
           Example Verbal:
           (+) My sister applies the jacket
           (-) My sister doesn’t apply the jacket
           (?) Does my sister apply the jacket?

        B.     Present Continuous Tense
        This tenses are used to express an action which is actually being done at this time.
·         Form Verbal:
(+) S + be + V-ing + O
(-) S + be + not + V-ing + O
(?) Be + S + V-ing + O…
Example Verbal:
(+) She is answering a question
(-) She is not answering a question  
(?) Is She answering a question?

       C.     Present Perfect Tense
       This tenses are used to express your experience. This sentence can used to say that you have                never had a certain experience. Present Perfect Tense didn’t use to describe specific event.
·         Form Verbal:
(+) S + Have/Has + V3 + O
(-) S + Have/Has + not + V3 + O
(?) have/has + S + V3 + O
Example Verbal:
(+) I have met her at a hospital lastday
(-) I have not met her at a hospital lastday.
(?) Have I met her at a hospital lastday?

       D.    Present Perfect Continuous
       Present Perfect Continuous Tense is used to show that something started in the past and has                 continued up until now. ”for two hours’, ‘for two weeks’, ‘since yesterday’ are all durations                 which can be used with this sentence. Without the durations, the tense has a more general                     meaning of “lately.” We often use the words “lately” or “recently” to emphasize this meaning.
·         Form Verbal:
(+) S + have/has + been + V-ing + O + Adj / Noun / Adverb (ANA)
(-) S + have/ has + not + been + V-ing + O + ANA
(?) Have/has + S + been + V-ing + O + ANA
Example Verbal:
(+) Rani has been playing at garden.
(-) Rani has not been playing at garden.
(?) Has Rani been playing at garden?

       E.     Simple Past Tense
       We used this tense to talk about the past.
·         Form Verbal:
(+) S + V2 + O + Adj / Noun / Adverb (ANA)
(-) S + did + not + V1 + O + ANA
(?) Did + S + V1 + O + ANA?
Example Verbal:
(+) My Mother visited to the art museum last week.
(-) My Mother did not visit to the art museum last week.
(?) Did My Mother visit to the museum last week?

Refrensi: 

Subject,Verb, Complement & Modifier

Subject
Subject adalah tentang apa atau siapa yang dibicarakan dalam suatu kalimat klausa. Adapun subjek berupa orang, hewan, benda, maupun konsep abstrak.
Contoh :
     ·    His new truck tax has already been paid by his parents.
     ·    My father eaten a plate of roasted chicken Yesterday.
     ·   The very big boarding school in this country was built in 1970.

Verb
Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukan tindakan dari subject.Menunjukan peristiwa atau keadaan. Verb satu kegiatan dari delapan part of speech.
Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle menjadi phrasal verb (get in, make up, read over).

Macam-macam dan Contoh Verb.
Beberapa macam dan contoh verb antara lain sebagai berikut.
1. Transitive dan Intransitive Verb : Transitive verb adalah kata kerja yang diikuti direct objectyang menerima aksi dari subject, sedangkan intransitive verb tidak karena aksi yang dilakukansubject memang tidak melibatkan direct object.
Example: Transitive verb (He sent me a postcard). Intransitive verb (arul listen teacher in the class).
2.  Regular dan irregular Verb : Regular Verb adalah kata kerja yang mayoritas bentuk past tense (Verb-2) dan past particle (Verb-3) didapat dengan menambahkan suffix –ed atau –d (bentuk dasar kata kerja). Sedangkan Irregular Verb bentuk past tense dan past particle lebih bervariasi.
Example: Regular Verb (The item arrived late). Irregular Verb (They came late).
3.   Action dan Stative : Action adalah menyatakan bahwa sesuatu terjadi. Sedangkan Stative adalah menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
Example: Action (Ronaldo play football in the field). Stative (I prefer jus to coffee).
4. Finite dan non-finite Finite dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
Example: Finite (You are growing up so fast). Non-finite (You’re growing up so fast).
5.   Linking Verb : menghubungkan subject of a sentence dengan deskripsinya.
Example : Linking Verb (She is young and beautiful).
6.   Causative : Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi.
Example: Causative (I had my house renovated last week).

Complement
·       Biasanya berupa noun (kata benda) atau noun phrase (frasa kata benda)
·       Biasanya terdapat setelah verb pada kalimat aktif.
·       Complement menjawab pertanyaan what (apa) atau siapa (whom).
Contoh:
     ·      I buy dessert to my girlfriend
·      What do you buy? -> “A dessrt”
     ·      He saw Rangga at the movie
·      Whom did see at the movie? -> “rangga”

Modifier
  • Modifier menjelaskan time (waktu), place (tempat), atau manner (cara) dari sebuah aksi atau perbuatan
  • Bentuk yang paling umum dari modifier adalah prepositional phrase (kelompok kata yang dimulai dengan sebuah preposition dan diakhiri dengan sebuah noun
    • Preposition = on, out, under, behind, etc…
  • Modifier menjawab pertanyaan when (kapan), where (dimana), atau how (bagaimana)
Contoh :
  • John bought a book at a book fair
    • Where did John buy a book? –> at a book fair
  • She is driving very fast
    • How is she driving? –> very fast
  • I posted my application yesterday
    • When do I post my application? –> yesterday
So, seperti ini unsur-unsur Subject, Verb, Complement dan Modifier dalam contoh kalimat :
We   studied   grammar   last week.
S         V             C                M

Refrensi:
https://www.wordsmile.com/pengertian-macam-contoh-kalimat-verbs

curriculum vitae

TITHA MONITA ANISMOYO
alwyas focus on my goals

hello im titha monita, my friend call me titha. im 21 years old. i was born in Pontianak 27 March 1998. My hobby is watching movie. I'm hard working. i'll do my best for my jobs.

EDUCATION
2016-2020 S1 Gunadarma University Economic Faculty
2013-2016 SMAN 1 Kubu Raya
2010-2013 SMPK Immanuel
2004-2010 SDS Bruder Nusa Indah
2002-2004 TK Bruder Nusa Indah

NON FORMAL EDUCATION

SKILLS


     ·          Able to speak English
     ·        Able to work in a team
     ·        Able to work under-pressure


 Contact

  PHONE:


  0856-5473-2825


  EMAIL:

  Tithamonita27@gmail.com

 Hobbies


 Watching movies
 Swimming
 Playing Badmintoon

Selasa, 02 Juli 2019

Pentingnya Bahasa Inggris pada Jurusan Akuntansi


Bahasa Inggris sudah digunakan dalam hampir semua jurusan di perguruan tinggi. Accounting is one of the majors are using often in the English language. Maka dari itu disini saya akan membahas mengapa bahasa inggris penting dalam akuntansi. seperti yang kita ketahui, akuntansi berguna untuk membuat, mengolah, melaporkan dan menyusun laporan keuangan dan dalam laporan keuangan tersebut sering menemukan rekening-rekening yang menggunakan bahasa inggris misalnya debet, credit, cash, asset, liability, capital, etc. Juga sebagai seorang yang mengambil jurusan akuntansi sering pula menemukan istilah-istilah yang berhubungan dengan akuntansi.Akuntansi menyediakan informasi kepada pemangku kepentingan dan para pemilik saham. Dalam menyampaikan informasinya seorang akuntan menyediakan laporan juga harus menggunakan bahasa Inggris agar para investor terutama investor asing bisa mengerti laporan tersebut dan dapat mengambil keputusan.Di dalam perusahaan baik lokal maupun perusahaan asing kini banyak menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa yang digunakan untuk berbicara, berkomunikasi, dan juga dalam membuat laporan-laporan. Komunikasi dengan pihak asing, di bidang akuntansi dan keuangan memang tidak sesering di bidang pemasaran tetapi ada berbagai pekerjaan akuntansi yang banyak menggunrakan bahasa Inggris yaitu mulai dari petunjuk menggunakan software akuntansi, sampai dengan menginterprestasikan standar akuntansi yang banyak menggunakan literature asing. Selain itu juga jika perusahaan berhubungan dengan vendor dan customer dari negara lain yang mengharuskan berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Maka dari itu kita sebagai mahasiswa harus menyadari betapa pentingnya bahasa Inggris apalagi ketika kita masuk ke dalam dunia kerja. Itulah mengapa mahasiswa jurusan akuntansi termasuk saya perlu untuk belajar bahasa inggris bisnis karena seorang akuntan tidak terlepas dari bahasa Inggris dalam pekerjaannya.Mata kuliah Bahasa Inggris untuk Akuntansi berfokus pada penguasaan kosa kata dan tata bahasa, keterampilan membaca, menulis, dan berbicara di tingkat pre-intermediate sampai dengan intermediate. Penguasaan kosa kata dan tata bahasa, serta keterampilan membaca, berbicara dan menulis latihan berkaitan langsung dengan kegiatan di dalam kelas yang kemudian dapat dilanjutkan dengan latihan-latihan yang diambil secara offline dan online. Mahasiswa diajak untuk berpatisipasi aktif dengan memberikan masukan berupa kalimat, paragraph dan esai sehingga materi dapat lebih dipahami oleh mereka. Semua bahan yang dirancang untuk memungkinkan pengetahuan dan kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akuntansi dan keuangan perbankan. Teks Membaca akan memungkinkan kemampuan membaca dasar seperti pemahaman teks melalui gagasan utama dan konteks. Keterampilan kosakata akan ditingkatkan melalui serangkaian latihan kosakata dan daftar istilah dari bacaan sehingga latihan dapat menjadi lebih kontekstual. Selanjutnya, keterampilan tata bahasa akan dipelajari melalui pemahaman dan identifikasi jenis pola tata bahasa dan berbagai ekspresi bahasa untuk memperkenalkan diri, bertanya, mengungkapkan pendapat, saran, pujian, dan sebagainya, sedangkan menulis dan keterampilan berbicara akan lebih menekankan pada penerapan tata bahasa dan kosa kata yang telah dikuasai. Semua kegiatan bahasa di kelas yang berhubungan dengan menulis dan keterampilan berbicara dengan menggunakan istilah (kosakata) yang sering digunakan dalam dunia akuntansi dan perbankan keuangan. Dengan kata lain, mata kuliah Bahasa Inggris untuk Akuntansi bertujuan untuk memfasilitasi peningkatan pengetahuan dan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, terutama mahasiswa baru atau mahasiswa pada tahun pertama, dengan kemampuan bahasa Inggris yang terintegrasi dalam konteks akuntansi dan keuangan perbankan.Jadi dapat disismpulkan bahasa inggris tidak hanya menjadi bahasa verbal internasional, melainkan bahasa dalam literatur pendidikan. Selain itu bahasa inggris menjadi penting khususnya bagi mahasiswa jurusan akuntansi baik sebelum maupun sesudah memasuki dunia kerja. Bisa berbahasa inggris menjadi point plus dan kewajiban yang harus dimiliki seseorang ketika melamar pekerjaan.
So, its so important for university student to learn and know English, cause English is global language which we can use for any situation. Whenever and whereever we are, we can use English as our language :)

Senin, 29 April 2019

letter

LETTER

FORMAL LETTER

     A formal letter is a letter that is written in the formal language with a specific format for business or official purpose. In simple terms, this is a letter written for professional communication. This is also sometimes referred to as a business letter. A formal letter could be a letter of enquiry, a letter of request, or a letter of complaint.

example, 
November 20, 2018
Titha Monita
20 Depok, 16417
Ahmad Hafiz Wibawa, M.Pd
Garuda Hotel
195 Jl Gatot Subroto, 14657
Dear Mr. Hafiz
I am writing to complain about the service I have received from your hotel, Garuda Hotel.
Last week I visited Garuda Hotel with my friends and booked one of your double-bed room left. When we arrived at 7 P.M on 18 November, our room was not ready and we had to wait in the car for a couple of hours.
When we entered our room, we found that there was only one bedroom. I had to sleep on the sofa.
The next morning, I went to the receptionist to complain. The receptionist talked wildly and informed us that there were no double-bed room free. So, I decided to leave your hotel and booked into a nearby hotel.
I am so dissatisfied with your hotel’s service and I would like a full refund. I look forward to hearing from you soon

Faithfully,
Titha Monita